A.
Artikel
Tentang Komputasi dan Paralel Processing
(https://raraqra.wordpress.com/2016/05/21/komputasi-modern-dan-paralel-processing-serta-hubungannya/)
Komputasi
Setiap jenis perhitungan atau penggunaan teknologi
komputer dalam pengolahan informasi. Perhitungan adalah proses setelah yang
jelas model yang dipahami dan dinyatakan dalam suatu algoritma , protokol ,
topologi jaringan , dll Perhitungan juga merupakan subyek utama dari ilmu komputer
: menyelidiki apa yang dapat atau tidak dapat dilakukan dengan cara komputasi.
Perhitungan dapat diklasifikasikan oleh setidaknya
tiga kriteria ortogonal: digital vs analog , sekuensial vs paralel vs bersamaan
, bets vs interaktif .
Dalam prakteknya, perhitungan digital sering digunakan
untuk mensimulasikan proses alam (misalnya, perhitungan Evolusi ), termasuk
yang lebih alami dijelaskan oleh model analog perhitungan (misalnya, jaringan
syaraf tiruan ).
Konsep komputasi Parallel Processing
Paralel Processing adalah kemampuan menjalankan tugas
atau aplikasi lebih dari satu aplikasi dan dijalankan secara simultan atau
bersamaan pada sebuah komputer. Secara umum, ini adalah sebuah teknik dimana
sebuah masalah dibagi dalam beberapa masalah kecil untuk mempercepat proses
penyelesaian masalah.
Terdapat dua hukum yang berlaku dalam sebuah parallel
processing. yaitu:
1. Hukum Amdahl
Amdahl berpendapat,
“Peningkatan kecepatan secara paralel akan menjadi linear, melipatgandakan
kemampuan proses sebuah komputer dan mengurangi separuh dari waktu proses yang
diperlukan untuk menyelesaikan sebuah masalah.”.
2. Hukum Gustafson
Pendapat yang
dikemukakan Gustafson hampir sama dengan Amdahl, tetapi dalam pemikiran
Gustafson, sebuah komputasi paralel berjalan dengan menggunakan dua atau lebih
mesin untuk mempercepat penyelesaian masalah dengan memperhatikan faktor
eksternal, seperti kemampuan mesin dan kecepatan proses tiap-tiap mesin yang
digunakan.
Gambar
diatas merupakan contoh dari sebuah komputasi paralel, dimana pada gambar
diatas terdapat sebuah masalah, dari masalah tersebut dibagi lagi menjadi
beberapa bagian agar sebuah masalah dapat dengan cepat diatasi.
Tujuan Komputasi Paralel
Tujuan dari komputasi paralel adalah meningkatkan
kinerja komputer dalam menyelesaikan berbagai masalah. Dengan membagi sebuah
masalah besar ke dalam beberapa masalah kecil, membuat kinerja menjadi cepat.
Formula komputasi paralel yang diajukan pada hukum
Amdahl
Dimana a adalah banyaknya paralel yang terjadi. Secara
teori, artinya proses penyelesaian masalah menjadi lebih cepat dengan
menggunakan komputasi paralel.
Salah satu jenis penggunaan komputasi paralel adalah:
1.
PVM(Parallel
Virtual Machine)
Merupakan sebuah
perangkat lunak yang mampu mensimulasikan pemrosesan paralel pada jaringan.
Model komputasi Paralel.
1.
Embarasingly
Parallel adalah pemrograman paralel yang digunakan pada masalah-masalah yang
bisa diparalelkan tanpa membutuhkan komunikasi satu sama lain. Sebenarnya
pemrograman ini bisa dibilang sebagai pemrograman paralel yang ideal, karena
tanpa biaya komunikasi, lebih banyak peningkatan kecepatan yang bisa dicapai.
2.
Taksonomi
dari model pemrosesan paralel dibuat berdasarkan alur instruksi dan alur data
yang digunakan:
a.
SISD
(Single Instruction Single Datapath) merupakan prosesor tunggal, yang bukan
paralel.
b.
SIMD
(Single Instruction Multiple Datapath)alur instruksi yang sama dijalankan
terhadap banyak alur data yang berbeda. Alur instruksi di sini kalau tidak
salah maksudnya ya program komputer itu. trus datapath itu paling ya inputnya,
jadi inputnya lain-lain tapi program yang digunakan sama.
c.
MIMD
(Multiple Instruction Multiple Datapath)alur instruksinya banyak, alur datanya
juga banyak, tapi masing-masing bisa berinteraksi.
d.
MISD
(Multiple Instruction Single Datapath)alur instruksinya banyak tapi beroperasi
pada data yang sama.
B. Hubungan Antara Komputasi Modern dan Paralel
Processing
Tujuan dari komputasi paralel adalah meningkatkan
kinerja komputer dalam menyelesaikan berbagai masalah. Dengan membagi sebuah
masalah besar ke dalam beberapa masalah kecil, membuat kinerja menjadi cepat.
Formula komputasi paralel yang diajukan pada hukum
Amdahl. Dimana a adalah banyaknya paralel yang terjadi. Secara teori, artinya
proses penyelesaian masalah menjadi lebih cepat dengan menggunakan komputasi paralel.
Jadi, sudah jelas tertera bahwa hubungan dari
Komputasi Modern dan Pemrosesan Parallel adalah penggunaan komputer dengan
pemrosesan paralel sangat mempercepat kinerja dibandingkan dengan penyelesaian
masalah dengan satu CPU. Oleh sebab itu, peningkatan kinerja atau proses
komputasi semakin diterapkan, salah satunya adalah dengan cara meningkatkan
kecepatan perangkat keras. Dimana komponen utama dalam perangkat keras komputer
adalah processor. Sedangkan parallel processing adalah penggunaan beberapa
processor (multiprocessor atau arsitektur komputer dengan banyak processor)
agar kinerja computer semakin cepat.
Kinerja komputasi dengan menggunakan paralel
processing itu menggunakan dan memanfaatkan beberapa komputer atau CPU untuk
menemukan suatu pemecahan masalah dari masalah yang ada. Komputasi dengan
paralel processing akan menggabungkan beberapa CPU, dan membagi-bagi tugas
untuk masing-masing CPU tersebut. Jadi, satu masalah terbagi-bagi
penyelesaiannya.
KOMENTAR PRIBADI:
a.
Kelebihan
Berikut ini adalah komentar pribadi saya tentang
kelebihan dari artikel diatas, antara lain:
1.
Penjelasan
tentang komputasi dilakukan dengan singkat dan jelas dan tidak lupa diberikan
contoh dari perhitungan digital itu sendiri.
2.
Penjelasan
tentang konsep komputasi paralel, pada bagian artikel diatas menjelaskan secara
detail tentang konsep komputasi paralel tersebut, dilengkap dengan contoh yang
berupa gambar sehingga semakin mudah untuk dipahami, kemudian ikut menyertakan hokum-hukum
yang berlaku pada konsep komputasi paralel. Artikel ini juga memberikan sedikit
penjelasan tentang tujuan dari komputasi paralel lengkap dengan rumus dan
penggunaan komputasi paralel dan yang terakhir yaitu model-model komputasi
paralel juga ikut dijelaskan sehingga pembaca tidak hanya mengerti tentang
konsep tetapi hampir keseluruhan dari komputasi paralel tersebut.
3.
Penjelasan
tentang hubungan antara komputasi modern dan paralel processing dirangkum
secara jelas dan mudah dipahami karena dalam artikel tersebut, sebelum menjelaskan
tentang hubungannya, penulis terlebih dahulu menyinggung kembali tentang apa
itu komputasi modern dan apa itu paralel processing sehingga ketika masuk ke
penjelasan tentang hubungannya kita tidak kebingungan lagi. Penjelasan tentang
hubungan komputasi modern dan paralel processing sangat simple dan mudah dimengerti
dan juga dilengkapi dengan cara kerja atau bagaimana proses hubungan antara
komputasi modern dan paralel processing itu terjadi.
b. Kekurangan
Berikut ini adalah komentari pribadi saya tentang
kekurangan dari artikel diatas, antara lain:
1.
Dari
artikel pertama akan lebih baik lagi apabila dicantumkan sejarah singkat tentang
paralel processing dan juga pada bagian model komputasi paralel akan lebih
lengkap lagi jika setiap model ikut dicantumkan contohnya sehingga lebih mudah
untuk dimengerti.
2.
Dari
artikel kedua akan lebih baik apabila penulis ikut mencantumkan hal positive
dan hal negative apa yang bisa didapat dari terjadinya hubungan antara
komputasi modern dan paralel processing, karena disetiap hubungan pasti terdapat
keuntungan dan kerugian.
DAFTAR PUSTAKA
1.
https://raraqra.wordpress.com/2016/05/21/komputasi-modern-dan-paralel-processing-serta-hubungannya/


Tidak ada komentar:
Posting Komentar