Selasa, 02 Juli 2019

Komputasi, Paralel Processing dan Hubungannya

A.   Artikel Tentang Komputasi dan Paralel Processing

Komputasi
Setiap jenis perhitungan atau penggunaan teknologi komputer dalam pengolahan informasi. Perhitungan adalah proses setelah yang jelas model yang dipahami dan dinyatakan dalam suatu algoritma , protokol , topologi jaringan , dll Perhitungan juga merupakan subyek utama dari ilmu komputer : menyelidiki apa yang dapat atau tidak dapat dilakukan dengan cara komputasi.
Perhitungan dapat diklasifikasikan oleh setidaknya tiga kriteria ortogonal: digital vs analog , sekuensial vs paralel vs bersamaan , bets vs interaktif .
Dalam prakteknya, perhitungan digital sering digunakan untuk mensimulasikan proses alam (misalnya, perhitungan Evolusi ), termasuk yang lebih alami dijelaskan oleh model analog perhitungan (misalnya, jaringan syaraf tiruan ).

Konsep komputasi Parallel Processing
Paralel Processing adalah kemampuan menjalankan tugas atau aplikasi lebih dari satu aplikasi dan dijalankan secara simultan atau bersamaan pada sebuah komputer. Secara umum, ini adalah sebuah teknik dimana sebuah masalah dibagi dalam beberapa masalah kecil untuk mempercepat proses penyelesaian masalah.
Terdapat dua hukum yang berlaku dalam sebuah parallel processing. yaitu:
1.   Hukum Amdahl
Amdahl berpendapat, “Peningkatan kecepatan secara paralel akan menjadi linear, melipatgandakan kemampuan proses sebuah komputer dan mengurangi separuh dari waktu proses yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah masalah.”.
2.   Hukum Gustafson
Pendapat yang dikemukakan Gustafson hampir sama dengan Amdahl, tetapi dalam pemikiran Gustafson, sebuah komputasi paralel berjalan dengan menggunakan dua atau lebih mesin untuk mempercepat penyelesaian masalah dengan memperhatikan faktor eksternal, seperti kemampuan mesin dan kecepatan proses tiap-tiap mesin yang digunakan.



Gambar diatas merupakan contoh dari sebuah komputasi paralel, dimana pada gambar diatas terdapat sebuah masalah, dari masalah tersebut dibagi lagi menjadi beberapa bagian agar sebuah masalah dapat dengan cepat diatasi.

Tujuan Komputasi Paralel
Tujuan dari komputasi paralel adalah meningkatkan kinerja komputer dalam menyelesaikan berbagai masalah. Dengan membagi sebuah masalah besar ke dalam beberapa masalah kecil, membuat kinerja menjadi cepat.
Formula komputasi paralel yang diajukan pada hukum Amdahl

Dimana a adalah banyaknya paralel yang terjadi. Secara teori, artinya proses penyelesaian masalah menjadi lebih cepat dengan menggunakan komputasi paralel.
Salah satu jenis penggunaan komputasi paralel adalah:
1.   PVM(Parallel Virtual Machine)
Merupakan sebuah perangkat lunak yang mampu mensimulasikan pemrosesan paralel pada jaringan.

Model komputasi Paralel.
1.   Embarasingly Parallel adalah pemrograman paralel yang digunakan pada masalah-masalah yang bisa diparalelkan tanpa membutuhkan komunikasi satu sama lain. Sebenarnya pemrograman ini bisa dibilang sebagai pemrograman paralel yang ideal, karena tanpa biaya komunikasi, lebih banyak peningkatan kecepatan yang bisa dicapai.


2.   Taksonomi dari model pemrosesan paralel dibuat berdasarkan alur instruksi dan alur data yang digunakan:
a.   SISD (Single Instruction Single Datapath) merupakan prosesor tunggal, yang bukan paralel.
b.   SIMD (Single Instruction Multiple Datapath)alur instruksi yang sama dijalankan terhadap banyak alur data yang berbeda. Alur instruksi di sini kalau tidak salah maksudnya ya program komputer itu. trus datapath itu paling ya inputnya, jadi inputnya lain-lain tapi program yang digunakan sama.
c.   MIMD (Multiple Instruction Multiple Datapath)alur instruksinya banyak, alur datanya juga banyak, tapi masing-masing bisa berinteraksi.
d.   MISD (Multiple Instruction Single Datapath)alur instruksinya banyak tapi beroperasi pada data yang sama.

B.   Hubungan Antara Komputasi Modern dan Paralel Processing
Tujuan dari komputasi paralel adalah meningkatkan kinerja komputer dalam menyelesaikan berbagai masalah. Dengan membagi sebuah masalah besar ke dalam beberapa masalah kecil, membuat kinerja menjadi cepat.
Formula komputasi paralel yang diajukan pada hukum Amdahl. Dimana a adalah banyaknya paralel yang terjadi. Secara teori, artinya proses penyelesaian masalah menjadi lebih cepat dengan menggunakan komputasi paralel.
Jadi, sudah jelas tertera bahwa hubungan dari Komputasi Modern dan Pemrosesan Parallel adalah penggunaan komputer dengan pemrosesan paralel sangat mempercepat kinerja dibandingkan dengan penyelesaian masalah dengan satu CPU. Oleh sebab itu, peningkatan kinerja atau proses komputasi semakin diterapkan, salah satunya adalah dengan cara meningkatkan kecepatan perangkat keras. Dimana komponen utama dalam perangkat keras komputer adalah processor. Sedangkan parallel processing adalah penggunaan beberapa processor (multiprocessor atau arsitektur komputer dengan banyak processor) agar kinerja computer semakin cepat.
Kinerja komputasi dengan menggunakan paralel processing itu menggunakan dan memanfaatkan beberapa komputer atau CPU untuk menemukan suatu pemecahan masalah dari masalah yang ada. Komputasi dengan paralel processing akan menggabungkan beberapa CPU, dan membagi-bagi tugas untuk masing-masing CPU tersebut. Jadi, satu masalah terbagi-bagi penyelesaiannya.






KOMENTAR PRIBADI:
a.   Kelebihan
Berikut ini adalah komentar pribadi saya tentang kelebihan dari artikel diatas, antara lain:
1.   Penjelasan tentang komputasi dilakukan dengan singkat dan jelas dan tidak lupa diberikan contoh dari perhitungan digital itu sendiri.
2.   Penjelasan tentang konsep komputasi paralel, pada bagian artikel diatas menjelaskan secara detail tentang konsep komputasi paralel tersebut, dilengkap dengan contoh yang berupa gambar sehingga semakin mudah untuk dipahami, kemudian ikut menyertakan hokum-hukum yang berlaku pada konsep komputasi paralel. Artikel ini juga memberikan sedikit penjelasan tentang tujuan dari komputasi paralel lengkap dengan rumus dan penggunaan komputasi paralel dan yang terakhir yaitu model-model komputasi paralel juga ikut dijelaskan sehingga pembaca tidak hanya mengerti tentang konsep tetapi hampir keseluruhan dari komputasi paralel tersebut.
3.   Penjelasan tentang hubungan antara komputasi modern dan paralel processing dirangkum secara jelas dan mudah dipahami karena dalam artikel tersebut, sebelum menjelaskan tentang hubungannya, penulis terlebih dahulu menyinggung kembali tentang apa itu komputasi modern dan apa itu paralel processing sehingga ketika masuk ke penjelasan tentang hubungannya kita tidak kebingungan lagi. Penjelasan tentang hubungan komputasi modern dan paralel processing sangat simple dan mudah dimengerti dan juga dilengkapi dengan cara kerja atau bagaimana proses hubungan antara komputasi modern dan paralel processing itu terjadi.

b.   Kekurangan
Berikut ini adalah komentari pribadi saya tentang kekurangan dari artikel diatas, antara lain:
1.   Dari artikel pertama akan lebih baik lagi apabila dicantumkan sejarah singkat tentang paralel processing dan juga pada bagian model komputasi paralel akan lebih lengkap lagi jika setiap model ikut dicantumkan contohnya sehingga lebih mudah untuk dimengerti.
2.   Dari artikel kedua akan lebih baik apabila penulis ikut mencantumkan hal positive dan hal negative apa yang bisa didapat dari terjadinya hubungan antara komputasi modern dan paralel processing, karena disetiap hubungan pasti terdapat keuntungan dan kerugian.

DAFTAR PUSTAKA
1.   https://raraqra.wordpress.com/2016/05/21/komputasi-modern-dan-paralel-processing-serta-hubungannya/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar