Selasa, 23 April 2019

Menumbuhkan Semangat Belajar


Menumbuhkan Semangat Belajar
          “Rajin belajar merupakan awal dari kesuksesan” kelimat tersebut merupakan kalimat yang sangat memotivasi ketika kita sedang tidak mood belajar atau merasa Lelah, kalimat tersebut mengingatkan kita untuk tidak berhenti belajar jika kita ingin mencapai kesuksesan dalam diri kita masing-masing. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan “belajar”? menurut saya belajar adalah suatu proses dalam otak manusia untuk menambah wawasan dari yang sebelumnya tidak tau menjadi tau. Belajar tidak akan pernah ada habisnya karena hampir setiap hari kita mempelajari hal yang baru baik yang bersifat akademik maupun diluar akademik karena belajar tidak selalu dilakukan dilingkungan sekolah atau kampus.
          Oleh karena itu kita tidak boleh berhenti belajar jika kita ingin sukses, namun godaan biasa datang untuk bermalas-malasan belajar terutama pada siswa dan mahasiswa yang bisa dibilang pekerjaan mereka hanya belajar dan belajar. Ketika seseorang sudah malas belajar akan banyak sekali alasan yang keluar untuk membuat mereka sebisa mungkin tidak belajar. Namun apa sebenarnya yang membuat orang malas belajar? Menurut saya ada beberapa factor penting yang berpengaruh tentang penurunan semangat belajar dikalangan siswa/mahasiswa antara lain:

  •     Kurangnya waktu istirahat
Terkadang kita belajar terlalu berlebihan sehingga waktu istirahat terlalu sedikit dan membuat semangat belajar menurun drastis apalagi ketika berada disekolah atau kampus yang dimana dalam satu hari bisa belajar 3-4 mata pelajaran pastinya pada pelajaran terakhir siswa akan merasa Lelah dan tidak semangat.

  • .    Cara mengajar yang monoton
Faktor ini berhubungan dengan dosen atau guru ada dosen atau guru yang mengajar terkesan monoton seperti hanya menerangkan slide power point atau membaca text book tanpa jeda dapat dibayangkan 2-3jam seorang siswa duduk dan mendengarkan dosen atau guru membaca sebuah text book atau slide power point saja pasti akan membuat siswa bosan.

  • .    Kurangnya minat pada pelajaran tertentu
Kurikulum di Indonesia masih mengharuskan siswa mempelajari banyak hal walaupun hal tersebut tidak termasuk minat seorang siswa hal ini tentu dapat menuruni semangat belajar siswa.

  • .    Fokus yang teralihkan
Banyak kasus yang saya alami tentang siswa yang tidak focus dalam belajar karena hal-hal yang bersifat pribadi, jadi walaupun siswa tersebut terlihat mengikuti pelajaran namun pikirannya berada dilain tempat, masalah pribadi bisa berasal dari banyak hal seperti pacaran, masalah keluarga, teman dll.

  •      Gadget
Faktor ini merupakan factor yang paling sering ditemukan dikalangan siswa atau mahasiswa yang malas belajar, kegiatan mereka teralihkan untuk memainkan gadget masing-masing dibandingkan memperhatikan guru atau dosen yang sedang menjelaskan materi.

Kurang lebih 5 faktor diatas yang dapat membuat penurunan semangat belajar pada siswa atau mahasiswa, kalau begitu bagaimana cara untuk menaikan semangat belajar siswa atau mahasiswa? Menurut pengalaman pribadi saya ada beberapa factor yang dapat membuat siswa/mahasiswa semangat belajar factor-faktor tersebut antara lain:
1.    Fokus pada satu tujuan
Apabila seorang siswa mempunyai tujuan dalam belajar sesuatu dan dia focus terhadap tujuan tersebut, siswa itu dengan sendirinya akan semangat belajara guna untuk mencapai tujuan itu.
2.    Cara mengajar yang tepat
Dosen atau guru harus bisa melihat situasi anak didik mereka mengganti-ganti metode belajar dapat menguragi rasa jenuh dalam belajar, apalagi dengan zaman yang sudah canggih banyak metode pembalajaran yang lebih menarik dengan melibatkan multimedia sebagai alat bantu. Namun ada juga dosen atau guru yang dekat dengan anak didik mereka sehingga proses pembelajaran tidak akan membosankan dengan pembawaan yang ramah dan diselingi dengan candaan.
3.    Terdapat reward yang menarik
Orang tua juga berperan penting dalam menaikan semangat belajar anak-anaknya salah satu yang dapat dilakukan oleh orang tua adalah dengan memberikan reward atau hadiah apabila anak mereka mencapai capaian yang memuaskan dalam proses pembelajaran sehingga membuat siswa atau mahasiswa mau belajar secara sungguh-sungguh.
4.    Buat kelompok belajar
Ketika pembalajaran dilingkungan sekolah membuat siswa jenuh, siswa bisa melakukan inisiatif sendiri dengan membentuk kelompok belajar yang asik dan lebih santai dan dipenuhi oleh orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk belajar
5.    Belajar dengan pintar
Seorang siswa akan lebih mudah dalam belajar ketika dia dapat belajar dengan pintar maksudnya adalah dalam proses belajar seorang siswa mampu memilah mana materi yang penting dan yang kurang penting sehingga dapat menghemat waktu dalam belajar
6.    Management waktu
Siswa harus pandai memanage waktu dimulai dari jadwal jam belajar dan waktu belajar, siswa harus dapat memilih Teknik belajar yang efektif dengan waktu istirahat yang cukup.
7.    Pacar
Pacar mungkin dapat berakibat buruk pada proses pembelajaran namun ketika kita mempunyai pacar yang baik akan sangat membantu dan menjadi penyemangat tersendiri dalam proses belajar apalagi kalo pacar sekelas, aka nada factor tambahan untuk kita datang kesekolah dengan rajin.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar