1.
Definisi Web Science
Web Science adalah ilmu pengetahuan tentang bagaimana
membuat atau memanipulasi web, Web adalah kumpulan halaman yang berisi
informasi berupa gambar, tulisan, suara, animasi ataupun gabungan dari semuanya
itu.
2.
Sejarah Web
WWW (World Wide Web) adalah sebuah kata yang sudah sering
kita temukan pada masa kini, terutama bagi orang-orang yang sering membuka
internet, karena WWW adalah awalan dari semua website. Buat kalian yang
penasaran bagaimana sampai WWW bisa ada di setiap website, berikut saya
jelaskan sejarah tentang Web.
Sejarah
Web bermula di European Laboratory for Particle Physics (lebih dikenal dengan
nama CERN), di kota Geneva dekat perbatasan Perancis dan Swiss. CERN merupakan
suatu organisasi yang didirikan oleh 18 negara di Eropa. Dibulan Maret 1989,
Tim Berners dan peneliti lainnya dari CERN mengusulkan suatu protokol sistem
distribusi informasi di Internet yang memungkinkan para anggotanya yang
tersebar di seluruh dunia saling membagi informasi dan bahkan untuk menampilkan
informasi tersebut dalam bentuk grafik.
Web
Browser pertama dibuat dengan berbasiskan pada teks. Untuk menyatakan suatu
link, dibuat sebarisan nomor yang mirip dengan suatu menu. Pemakai mengetikkan
suatu nomor untuk melakukan navigasi di dalam Web. Kebanyakan software tersebut
dibuat untuk komputer-komputer yang menggunakan Sistem Operasi UNIX, dan belum
banyak yang bisa dilakukan oleh pemakai komputer saat itu yang telah
menggunakan Windows. Tetapi semua ini berubah setelah munculnya browser Mosaic
dari NCSA (National Center for Supercomputing Applications).
Di
bulan Mei 1993, Marc Andreesen dan beberapa murid dari NCSA membuat Web browser
untuk sistem X-Windows yang berbasiskan grafik dan yang mudah untuk digunakan.
Dalam beberapa bulan saja, Mosaic telah menarik perhatian baik dari pemakai
lama maupun pemakai baru di Internet. Kemudian NCSA mengembangkan versi-versi
Mosaic lainnya untuk komputer berbasis UNIX, NeXT, Windows dan Macintosh.
Pada tahun 1994, Marc
Andreesen meninggalkan NCSA, dan kemudian bersama Jim Clark, salah satu pendiri
dari Silicon Graphics, membuat Netscape versi pertama. Kehadiran Netscape ini
menggantikan kepopuleran Mosaic sebagai Web browser dan bahkan sampai saat ini
Netscape merupakan browser yang banyak digunakan setelah Internet Explorer dari
Microsoft.
Pada
tahun yang sama CERN dan MIT mendirikan suatu konsorsium yang dinamakan World
WIde Web Consortium (W3C) yang bertugas untuk membangun standar bagi teknologi
Web.
Pada
awal perkembangannya, sewaktu browser masih berbasiskan teks hanya terdapat
sekitar 50 website. Di akhir tahun 1995 jumlah ini telah berkembang mencapai
sekitar 300.000 web site. Dan diperkirakan sekarang ini jumalh pemakai Web
telah mencapat sekitar 30-an juta pemakai diseluruh dunia.
3.
Arsitektur Web
Arsitektur Website adalah suatu pendekatan terhadap
desain dan perencanaan situs. Seperti dalam arsitektur tradisional, fokusnya
adalah benar pada pengguna dan kebutuhan pengguna. Hal ini memerlukan perhatian
khusus pada konten web, rencana bisnis, kegunaan, desain interaksi, informasi
dan desain arsitektur web. Untuk optimasi mesin pencari yang efektif perlu
memiliki apresiasi tentang bagaimana sebuah situs Web terkait dengan World Wide
Web. Website arsitektur akan datang dalam ruang lingkup estetika dan teori
kritis dan kecenderungan ini dapat mempercepat dengan munculnya web semantik
dan web 2.0.
Website
arsitektur memiliki potensi untuk menjadi istilah yang digunakan untuk disiplin
intelektual mengatur konten website. ”Web desain”, dengan cara kontras,
menggambarkan tugas-tugas praktis, bagian-bagian-grafis dan teknis, dari
merancang dan menerbitkan sebuah situs web. Perbedaan tersebut dibandingkan
dengan yang antara tugas mengedit sebuah koran atau majalah dan desain grafis
dan pencetakan. Setiap halaman website hendaknya tidak lebih dari 2 (dua) level
kedalaman atau 2 (dua) kali klik dari halaman depan (home).
Struktur
3 (tiga) lapisan ini menghasilkan sebuah website yang mudah ditelusuri bagi
pengunjung. Terdapat pula halaman-halaman yang tersedia pada sebuah website:
1. Halaman Depan (Home Pages)
Setiap website memiliki halaman
depan. Halaman depan merupakan halaman
pertama yang dilihat oleh pengunjung dan juga merupakan halaman yang paling
penting dalam mendapatkan urutan pencarian yang tinggi dari mesin pencari,
karena mesin pencari memberikan lebih banyak bobot kepada halaman depan
darimana halaman lainnya. Halaman depan harus memberikan informasi yang jelas
dan singkat.
2.
Halaman Produk/Jasa
Bagian utama dari website berisi
penawaran produk dan/atau jasa. Pada bagian ini harus menggambarkan secara
singkat dan tepat apa yang ditawarkan. Jumlah halaman produk/jasa hendaknya
disesuaikan dengan jumlah produk/jasa yang ditawarkan. Apabila jumlah
produk/jasa yang ditawarkan banyak, maka halaman utama produk/jasa bisa berisi
ringkasan dari keseluruhannya.
3.
Halaman Informasi
Profil: berisi sejarah mengenai bisnis
atau perusahaan, visi dan misi, siapa saja pengurus inti website atau
perusahaan, dan hal-hal penting lainnya mengenai bisnis atau perusahaan.
FAQ (Frequently Asked Question):
berisi pertanyaan-pertayaan umum mengenai produk atau jasa.
Testimoni: berisi kesaksian pelanggan
mengenai penggunaan produk dan/atau jasa yang ditawarkan.
Surat
kabar elektronik: berisi berita-berita mengenai produk dan/atau jasa baru,
tips- tips, promo-promo yang
diadakan, serta pengumuman-pengumuman lainnya.
4.
Halaman Keanggotaan
Halaman keanggotaan merupakan bagian
yang penting sekali untuk pengembangan website di masa mendatang. Dengan
mengetahui siapa saja pengunjung dan perkembangan jumlah pengunjung aktif .
5.
Halaman Kontak
Halaman kontak berisi cara-cara untuk
menghubungi pengurus website, bisa melalui email, telepon, fax, chatting,
surat, ataupun dengan cara mengisi formulir pertanyaan atau komentar secara
online. Hal ini akan memberikan rasa nyaman kepada pengunjung karena mereka
bisa berhubungan dengan pemilik website.
Bagian-bagian
dari Arsitektur Website:
1.
Hypertext Transfer Protocol (HTTP)
HTTP adalah sebuah protokol jaringan
lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi,
kolaboratif, dan menggunakan hipermedia.
2.
WWW (World Wide Web)
WWW (World Wide Web) merupakan
kumpulan web server dari seluruh dunia yang berfungsi menyediakan data dan
informasi untuk dapat digunakan bersama.
3.
URL (Universal Resource Locator)
URL( universal resource locator)
merupakan suatu konsep penamaan lokasi standar dari suatu
file,direktori,computer, dan lokasi komputernya sesuai dengan metode yang
digunakan. URL tidak hanya dapat menunjuk ke suatu file tapi dapat juga
menunjuk suatu query, dokumen dalam suatu database atau hasil dari perintah
finger atau perintah archie .
4.
XML (Extensible Markup Language)
XML (Extensible Markup Language)
merupakan bahasa web turunan dari SGML (Standart Generalized Markup Language)
yang ada sebelumnya. XML hampir sama dengan HTML, dimana keduanya sama-sama
turunan dari SGML.
5.
JavaScript
JavaScript adalah bahasa pemrograman
berbasis prototipe yang berjalan disisi klien. jika kita berbicara dalam
konteks web, sederhananya, kita dapat memahami JavaScript sebagai bahasa
pemrograman yang berjalan di browser. Javascript dipanggil untuk memberikan
fungsi pada halaman web dengan meletakannya secara internal pada halaman html
diantara tag atau dibuat pada file terpisah ( eksternal ).
6. AJAX
AJAX disini adalah singkatan dari
Asynchronous JavaScript and XML. Ajax merupakan gabungan beberapa teknologi
yang bertujuan untuk menghindari page reload.
4.
Konsep dan Pengamanan Web.
Keamanan atau security pada sebuah situs bisa dikatakan
merupakan sesuatu hal yang sangat wajib hukumnya bagi para pelaku bisnis online
pasalnya semua kegiatan yang berkaitan dengan akses data dan lain sebagainya
hingga pada akhirnya bisa menjadi materi terjadi pada akses web tersebut. Bayangkan
jika keamanan yang anda gunakan pada web yang anda kelola sangat rentan, sudah
bisa dipastikan apakah bisnis anda akan berjalan dengan lancar? tentunya tidak,
mengingat persaingan dunia bisnis online semakin ketat tentunya akan ada banyak
pihak yang akan melakukan segala sesuatu yang bisa mengangkat pamor usahanya
tersebut termasuk dengan menimbunkan keberadaan bisnis anda.
Web
Service memberikan paradigma baru dalam mengimplementasikan sistem
terdistribusi melalui Web dengan menggunakan standard protokol SOAP, WSDL dan
UDDI yang berbasis XML. Dengan teknologi Web Service, konsep sistem
terdistribusi yang biasanya digunakan pada sistem yang bersifat tertutup dan
proprietary (DCOM, CORBA, RMI) dapat diterapkan kedalam sistem yang bersifat
terbuka (non-propriertary) berbasis Web. Penerapan Web Service akan memudahkan
proses integrasi dan kolaborasi antar aplikasi pada lingkungan platform yang
heterogen baik melalui jaringan Intranet maupun Internet, dengan biaya yang
lebih murah dan dalam waktu yang relative lebih cepat. Namun demikian, masih
banyak yang ragu untuk segera menerapkan Web Service, khususnya jika digunakan
untuk mendukung transaksi bisnis melalui Internet (global). Alasan utama yang
menjadi perhatian adalah pada aspek keamanan dan kerentanan (vulnerability)
yang terdapat pada teknologi Web Service. Sementara itu standard keamanan yang
biasa digunakan untuk mengamankan aplikasi berbasis Web pada umumnya tidak
cukup mampu untuk mengamankan transaksi Web Service. Pada makalah ini dibahas
berbagai arsitektur keamanan dan spesifikasi standard keamananan untuk Web
Service.
Teknologi
keamanan yang biasa digunakan untuk mengatasi aspek keamanan pada sistem berbasis
Web pada umumnya, seperti Secure socket Layer (SSL)/ Transport Secure Layer
(TSL), tidak cukup memadai jika diterapkan pada system berbasis Web Service.
Hal ini dikarenakan SSL/TLS menyediakan solusi kemanan dengan konteks
point-to-point pada level transport layer. Sementara karakteristik transaksi
Web Service, membutuhkan pengamanan dalam konteks end-to-end pada level
application layer. Teknologi Firewall yang menyediakan pengamanan pada level
Network Layer juga tidak cukup memadai, karena karakteristik transaksi Web
Service yang menggunakan standard internet (HTTP, SMTP, FTP) akan dilewatkan
oleh Firewall karena dianggap Sebagai trafik Internet pada umumnya (firewall
friendly). Berikut beberapa standar dalam pengamanan Web:
·
XML
Signatures
Merupakan dokumen XML yang berisi
informasi mengenai tanda tangan digital. Tanda tangan digital dapat dilakukan
terhadap dokumen dengan tipe apapun, termasuk dokumen
XML. XML signatures dapat ditambahkan
pada dokumen XML yang ditandatangani ataupun dapat berupa sebuah dokumen XML
tersendiri.
·
Kode XML
·
XML Encryption
Implementasi Enkripsi XML memungkinkan
penggabungan data yang telah dienkripsi dengan data yang tidak dienkripsi di
dalam satu dokumen XML. Dengan demikian, proses enkripsi maupun dekripsi dapat
dilakukan hanya pada data yang memang perlu diamankan saja.
·
Xml Key Management Specification
Merupakan sebuah spesifikasi
infrastruktur yang digunakan untuk pengamanan transaksi berbasis XML. Pada web
services digunakan format komunikasi data berbasis XML dan untuk keamanan
data-data tersebut digunakan teknik kriptografi kunci-publik. Pengelolaan
terhadap kunci-publik ditentukan dengan adanya public-key infrastructure (PKI).
·
WEB SCIENCE SECURITY
Merupakan spesifikasi keamanan Web
Service yang mendefinisikan mekanisme pengamanan pada level pesan SOAP untuk
menjamin message integrity & confidentiality.
http://www.komputerdia.com/2017/01/konsep-dasar-untuk-keamanan-web-dan-web-service.html